by

Griezmann Dilepas ke Atletico, Presiden Barcelona: Dia Bukan Pemain yang Kami Butuhkan

Antoine Griezmann baru saja kembali ke Atletico Madrid. Pemain internasional Prancis itu baru dua musim berseragam Blaugrana sebelum kembali bergabung dengan mantan klub.

Banyak alasan di balik kembalinya Griezmann ke Wanda Metropolitano. Salah satunya seperti dikatakan Presiden Barcelona, Joan Laporta. Menurutnya, pemain tersebut tidak masuk dalam rencana masa depan klub.

“Dia bukanlah pemain yang kami butuhkan. Saya pikir dia bisa saja memberikan yang lebih tapi situasinya memang rumit. Mungkin dia tidak cocok dengan sistem permainan Barca.”

Griezmann menjadi salah satu pemain bergaji tertinggi di Camp Nou. Hanya saja performanya di lapangan pertandingan kerap menuai kritik. Ia dianggap tak berkontribusi seperti ekspektasi penggemar dan sepadan dengan bayaran yang ia terima.

Namun demikian, Laporta mengatakan tidak ada hal lain yang menguatkan mereka untuk memulangkan Griezmann. Pemain yang karib disapa Grizi itu memiliki sikap yang baik. Profesionalismenya tak diragukan lagi.

“Sikap dia selalu tepat. Dia pernah sangat bagus, pada musim lalu ketika mencetak gol terutama di Copa del Rey.”

Griezmann dikembalikan ke Atletico dengan status pinjaman selama satu musim. Namun, Atletico memiliki opsi untuk membelinya secara permanen apabila pemain tersebut tampil minimal 50 persen dari seluruh pertandingan bersama Los Colchoneros.

“Aku sudah memberi segalanya untuk seragam ini. Aku sudah terlibat dengan klub hebat ini dan aku sedih karena aku tak bisa menikmati kalian di tribune lebih lama. Tapi, bangga pernah menjadi salah satu dari kalian,” demikian komentar Griezmann.

Sementara itu setelah Griezmann pergi kini lini serang Barcelona bergantung pada Memphis Depay, Sergio Aguero, dan Ansu Fati. Dua nama terakhir sempat dikaitkan dengan Lionel Messi, terutama soal seragam nomor 10 yang pernah dikenakan Messi selama satu dekade terakhir.

Aguero mengatakan dirinya tidak berniat memakai nomor punggung itu. Hal ini disebabkan bukan karena ia menolak, tetapi semata-mata karena ingin menghormati sahabatnya itu.

“Menolak memakai kaus nomor 10 di Barcelona? Itu bukan karena aku tidak menginginkannya, tapi itu untuk menghormati Messi,” tegas Aguero.

Barca kemudian mewarisi nomor ikonik itu kepada pemain muda Ansu Fati. Dalam keterangannya, Barca mengatakan walau pemain tersebut baru berusia 18 tahun, ia sudah menunjukkan potensi besar.

“Setelah memakai nomor 22 kemudian nomor 17, striker Barca ini akan dengan bangga memakai kaus nomor 10, sebuah jersey ternama yang sebelumnya dipakai pemain-pemain legendaris seperti Leo Messi, Ronaldinho, dan Rivaldo,” ungkap pihak Barca.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *