Saat ini Pierre-Emerick Aubameyang disebut-sebut akan meninggalkan Arsenal. Pemain berdarah Afrika itu dinilai tak lagi betah di Emirates Stadium. Meski begitu, sejumlah pihak meminta agar mantan pemain Borussia Dortmund itu tak mengambil keputusan secara terburu-buru. Ia diminta berhati-hati sebelum mengambil keputusan penting.
Saran ini datang dari mantan pemain Arsenal, Paul Merson. Menurut Merson, Aubameyang harus memikirkan matang-matang sebelum mengambil keputusan. Mengambil salah satu perumpamaan terkenal, ia menyebut rumput tetangga tak selalu lebih hijau.
“Rumput tetangga tak selalu lebih hijau, anda harus berhati-hati. Aubameyang saat ini ada di usia di mana dia akan bermain setiap pekan untuk Arsenal,” beber Merson.
Lebih lanjut ia mengambil contoh bagaimana situasi yang terjadi di klub lain. Bila ia gagal bermain baik dalam empat atau lima laga maka pintu keluar akan terbuka lebar. Ia tak segan-segan akan ditendang keluar.
“Andai dia pindah ke, katakanlah, Manchester United atau ke manapun, empat atau lima kali ia bermain buruk, anda keluar dari tim,” sambungnya.
Merson menyarankan Aubameyang untuk tetap bertahan di Arsenal. Apalagi kini usianya sudah kepala tiga. Saat menuju gantung sepatu semakin dekat. Bila ia mampu bertahan di Arsenal dan melewatkan dua atau tiga musim lagi maka ia akan bisa lebih menikmati pertandingan.
“Dia akan bermain setiap pekan di Arsenal dan saat anda menuju akhir karier anda, dua atau tiga tahun lagi, anda harus menikmati sepakbola dan bermain,” bebernya lagi.
Saat ini performa Aubameyang sedang mentereng bersama skuad Gudang Peluru. Sejak datang dari Jerman, ia mampu mencetak 61 gol dalam 97 penampilan di semua kompetisi. Bahkan di musim ini ia mampu mencetak 20 gol dalam 32 pertandingan di semua level kompetisi.
Namun demikian di level Liga Primer Inggris, Arsenal terus berjuang untuk menjadi klub papan atas lagi. Dalam beberapa musim terakhir Arsenal mengalami krisis sehingga tak mampu berbicara banyak di pentas Liga Primer Inggris.
Hal ini berdampak pula di pentas Eropa. Gagal menembus papan atas alias zona Liga Champions membuat skuad Gudang Peluru harus puas tampil di turnamen kasta kedua yakni Liga Europa.
Saat ini harapan para penggemar Arsenal terkait masa depan tim yang lebih baik digantungkan kepada Mikel Arteta. Ya, ia adalah pelatih anyar Arsenal setelah kepergian Arsene Wenger dan Unay Emery. Di tangan Arteta, Arsenal diharapkan bisa bangkit.
Comment