Kabar mengejutkan berhembus dari Chelsea. The Blues baru saja mengumumkan berakhirnya hubungan dengan sang pelatih Mauricio Pochettino.
Kabar ini jelas mengagetkan karena sang pelatih baru semusim di Stamford Brigge.
Dalam pernyataan resmi klub yang dirilis pada Rabu, 22 Mei 2024 dini hari WIB, disebutkan kedua pihak sepakat untuk tidak memperpanjang kerja sama.
“Chelsea dapat mengonfirmasi bahwa klub dan Mauricio Pochettino sudah sepakat untuk berpisah,” ungkap pernyataan resmi Chelsea.
Dalam keterangannya, pelatih asal Argentina itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersamanya sejak awal musim.
“Terima kasih kepada pemilik klub. Klub dalam posisi yang bagus untuk terus melaju di Premier League dan Eropa dalam beberapa tahun ke depan,” tandas Pochettino.
Tidak hanya Pochettino, empat asistennya juga hengkang. Mereka adalah Jesus Perez, Miguel d’Agostino, Toni Jimenez, dan Sebastiano Pochettino.
Direktur Olahraga Chelsea, Paul Winstanley dan Laurence Stewart pun berkomentar menyusul kabar ini.
“Atas nama Chelsea, kami ingin menunjukkan rasa terima kasih atas pengabdian Mauricio musim ini. Dia akan selalu disambut di Stamford Bridge kapanpapun itu dan kami mendoakan yang terbaik untuk karier kepelatihannya,” beber Paul Winstanley dan Laurence Stewart.
Lebih lanjut, keduanya mengatakan Pochettino selalu mendapat tempat tersendiri di klub asal London itu.
“Dia akan diterima kembali ke Stamford Bridge kapan saja dan kami mendoakan yang terbaik untuk karier kepelatihannya di masa depan.”
Pengamat sepak bola, Maul Merson tak habis pikir Chelsea bisa mengakhiri kerja sama dengan mantan pelatih Tottenham Hotspur itu.
“Baru saja mendengar berita tentang Pochettino, tidak percaya dia sudah pergi. Tidak bisa mempercayainya,” beber Merson.
“Siapapun yang membuat keputusan ini, bagaimana Anda akan menggantikan manajer seperti dia? Baru saja membawa tim berjalan, tampil bagus, masuk ke Eropa.”
Merson mengatakan, Pochettino sudah membuat banyak perubahan dalam tim.
“Dia [Pochettino] membawa mereka ke posisi keenam di liga dari posisi mereka sebelumnya dan dia baru saja membuat tim ini bermain bagus.”
Ia berani mengatakan keputusan ini sebagai sebuah kegilaan yang sungguh tak bisa dipercaya dan dipahami.
“Ini adalah kegilaan. Saya tidak bisa, tidak bisa, tidak bisa mempercayai apa yang saya dengar.”
Comment