Pelatih Inter Milan, Antonio Conte angkat bicara terkait kekalahan timnya di leg pertama babak semi final Coppa Italia menghadapi Napoli di Stadion Giuseppe Meazza pada Kamis, 13 Februari 2020 dini hari WIB. Di laga itu Internazionale Milan takluk dengan skor tipis 0-1.
Menurut Conte kekalahan timnya tidak lepas dari strategi yang diterapkan lawan. Ia menilai Napoli bermain sangat bertahan. Permainan sangat defensif yang diperagakan tim tamu membuat para pemain Inter tak memiliki ruang untuk mengembangkan permainan dan menciptakan peluang.
“Napoli datang ke sini untuk menampilkan permainan yang sangat defensif, dengan Dries Mertens menjaga Marcelo Brozovic dan semua celah ditutup. Di beberapa momen, kami perlu lebih cepat mengalirkan bola dan mencari situasi satu lawan satu, yang mana seharusnya kami lakukan dengan lebih baik,” beber Conte.
Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan strategi tersebut merupakan hal yang wajar. Conte pun mengapresiasi Napoli yang berhasil menerapkan strategi dengan baik dan berhasil.
“Meski demikian, saya menyelamati Napoli karena strategi mereka terbukti berhasil, mengingat mereka menang. Derby kemarin menguras banyak energi, baik secara fisik, terutama psikologis,” sambungnya.
Kekalahan ini tentu tidak lepas dari strategi yang dipakai Conte. Salah satunya adalah melakukan perubahan dalam formasi pemain. Pelatih asal Italia itu melakukan banyak perubahan. Conte sendiri mengakui dampak dari perubahan tersebut.
“Saya membuat lima perubahan dari hari Minggu kemarin untuk menghadirkan pemain-pemain yang lebih bugar, tapi Napoli mengalahkan Juventus, Lazio, dan Napoli musim ini, itu berarti mereka punya kualitas. Saya akan bilang setelah Juventus, Napoli punya skuad paling impresif di Serie A,” lanjutnya.
Kehadiran sejumlah pemain anyar seperti Ashley Young, Victor Moses, dan Christian Eriksen belum memberikan dampak signifikan. Conte mengatakan hal ini disebabkan para pemain tersebut masih dalam tahap adaptasi dengan situasi baru di Inter.
“Dia tentu saja pemain yang berkualitas, dia perlu menemukan kembali intensitas permainannya. Mengingat, dia belum banyak bermain dalam enam bulan terakhir,” beber Conte terkait performa Eriksen yang diturunkan di babak kedua.
Sementara itu pelatih Napoli, Gennaro Gattuso tetap memberikan apresiasi kepada Inter. Mantan pemain timnas Italia itu menegaskan Inter adalah tim kuat yang mengkombinasikan fisik dan teknik dengan baik.
“Inter adalah tim kuat yang mengombinasikan kekuatan fisik dan teknik. Secara alamiah, kami mesti menetralkan para striker mereka karena banyak sekali permainan dibangun melalui mereka,” ungkap Gattuso.
Comment